logo
Info

Antusias Warga Sambut Operasi Pasar Murah Pemkab Pidie, Sembako Bersubsidi Hemat hingga Rp37 Ribu

thor

Kontributor SIPIDIE

Senin, 13-07-2026 (09:10)
1.679 Dilihat
Antusias Warga Sambut Operasi Pasar Murah Pemkab Pidie, Sembako Bersubsidi Hemat hingga Rp37 Ribu

SIGLI – Ratusan warga memadati halaman depan Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Senin (13/7/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Operasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie. Antusiasme masyarakat, khususnya kaum ibu, terlihat sejak pagi saat penjualan sembako bersubsidi mulai dibuka.


Program yang dilaksanakan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Operasi pasar murah di lokasi tersebut ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar. Turut mendampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperdagkop UKM Kabupaten Pidie Herizal, SE, Camat Pidie Mahdi, S.Sos., Camat Kota Sigli Husaini, S.Sos., serta sejumlah pejabat lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting yang dilaksanakan berdasarkan Surat Pemberitahuan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Nomor 500.2/2187/VII/2026 tanggal 7 Juli 2026.


Dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membeli satu paket sembako bersubsidi yang terdiri atas beras Cap Dua Mawar Yusima 5 kilogram, gula pasir, minyak goreng Bimoli, dan telur ayam layer melalui sistem kupon yang telah dibagikan kepada penerima manfaat.

Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras dijual Rp68.000 per 5 kilogram dari harga normal Rp88.000, gula pasir Rp16.000 per kilogram dari Rp20.000, minyak goreng Bimoli Rp21.000 per liter dari Rp25.000, serta telur ayam layer Rp39.000 per papan dari harga pasar Rp48.000.

Dengan skema subsidi tersebut, masyarakat dapat menghemat sekitar Rp37.000 untuk setiap paket sembako yang dibeli.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperdagkop UKM Kabupaten Pidie, Herizal, SE, mengatakan sistem kupon diterapkan agar penyaluran bantuan berlangsung tertib dan tepat sasaran.


"Setiap penerima manfaat memperoleh satu kupon untuk membeli satu paket sembako bersubsidi. Sistem ini diterapkan agar distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan manfaat program dapat dirasakan secara merata," ujar Herizal.

Menurutnya, operasi pasar murah tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga menjaga ketersediaan pasokan serta menekan gejolak harga di pasaran.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, mengatakan operasi pasar murah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.

"Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaat program ini. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, operasi pasar murah juga menjadi langkah pemerintah menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan daerah," kata Samsul Azhar.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pidie akan terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.


Camat Pidie, Mahdi, S.Sos., mengapresiasi pelaksanaan operasi pasar murah karena dinilai sangat membantu masyarakat, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok. Hal senada disampaikan Camat Kota Sigli, Husaini, S.Sos., yang berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya ketika terjadi kenaikan harga bahan pangan.


Salah seorang warga penerima manfaat, Ani (40), mengaku bersyukur dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

"Alhamdulillah sangat membantu. Selisih harganya cukup besar sehingga sisa uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga lainnya. Kami berharap program seperti ini terus dilaksanakan," ujarnya.


Operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung di 10 kecamatan, yakni Kecamatan Pidie pada 13 Juli, Glumpang Baro 14 Juli, Mutiara Timur 15 Juli, Simpang Tiga 16 Juli, Kota Sigli 17 Juli, Batee 18 Juli, Muara Tiga 19 Juli, Peukan Baro 20 Juli, Grong-Grong 21 Juli, dan Padang Tiji pada 22 Juli 2026.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Pidie berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sementara stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi daerah tetap terjaga.


SIPIDIE akan terus menghadirkan informasi resmi mengenai pelayanan publik, pembangunan, dan potensi desa di Kabupaten Pidie sebagai bagian dari upaya mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Dapatkan Update Berita Langsung

Berlangganan newsletter mingguan kami untuk mendapatkan rangkuman berita penting seputar Kabupaten Pidie langsung ke email Anda.