logo
Infrastruktur

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Siap Aliri Lebih dari 12 Ribu Hektare Sawah di Pidie

thor

Kontributor SIPIDIE

Senin, 13-07-2026 (11:01)
1.602 Dilihat
Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Siap Aliri Lebih dari 12 Ribu Hektare Sawah di Pidie

PIDIE – Bendungan Rukoh yang berada di Gampong Alue, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, resmi dioperasikan setelah diresmikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jumat (10/7/2026). Peresmian dilakukan bersamaan dengan empat bendungan lainnya di Indonesia sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).


Prosesi peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan diikuti secara daring oleh pemerintah daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan Kabupaten Pidie dari lokasi Bendungan Rukoh.


Bendungan yang dibangun sejak tahun 2018 dengan nilai investasi mencapai Rp2,483 triliun ini memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Pidie. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mengairi sekitar 12.194 hektare lahan pertanian serta menyediakan air baku sebesar 0,90 meter kubik per detik.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Hari ini kita meresmikan lima bendungan dengan nilai investasi sekitar Rp9,79 triliun yang diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menghasilkan tambahan sekitar satu juta ton beras setiap tahun," ujar Presiden Prabowo secara virtual.


Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan efektivitas pemerintahan, serta bekerja bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.


Usai mengikuti peresmian, jajaran Forkopimda Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Pidie meninjau langsung kawasan Bendungan Rukoh guna memastikan kesiapan infrastruktur yang akan menjadi salah satu penopang utama sistem irigasi di wilayah tersebut.


Bagi para petani, beroperasinya Bendungan Rukoh membawa harapan baru terhadap ketersediaan air irigasi, khususnya saat musim kemarau.


Muhammad (56), seorang petani di Kabupaten Pidie, mengatakan keberadaan bendungan akan membantu mengurangi risiko kekeringan yang selama ini menjadi kendala dalam meningkatkan hasil panen.


"Kami bersyukur bendungan ini akhirnya diresmikan. Dengan adanya pasokan air yang lebih terjamin, petani tidak lagi terlalu khawatir saat musim kemarau sehingga hasil pertanian diharapkan bisa meningkat," ujarnya.


Selain mendukung produktivitas pertanian, Bendungan Rukoh juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan infrastruktur yang berkelanjutan.

Dapatkan Update Berita Langsung

Berlangganan newsletter mingguan kami untuk mendapatkan rangkuman berita penting seputar Kabupaten Pidie langsung ke email Anda.